Mencegah perusakan habitat

Terumbu karang yang kita lihat saat ini terbentuk selama ratusan—terkadang ribuan—tahun. Seperti pohon, terumbu karang adalah struktur hidup yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk pulih kembali setelah hancur. Karena sebagian besar karang tumbuh kurang dari satu inci per tahun, kerusakan terumbu karang dapat menimbulkan dampak jangka panjang.

Tantangan
Sumber: Shaun Wolfe / Ocean Image Bank

Banyak kegiatan manusia yang dapat merusak habitat terumbu karang dengan cepat, tanpa memberikan manfaat yang berarti.

  • Penambangan karang, yaitu proses pengambilan potongan-potongan terumbu karang untuk dijadikan batu bata atau bahan bangunan lainnya, menimbulkan kerusakan yang luar biasa.
  • Pemanenan terumbu karang untuk keperluan perhiasan dan dekorasi rumah telah menyebabkan penurunan populasi yang signifikan.
  • Penangkapan ikan dengan pukat dasar, yaitu metode penangkapan ikan yang menyeret jaring berbobot di sepanjang dasar laut, menghancurkan hampir semua makhluk hidup yang dilewatinya dalam satu kali operasi penangkapan.
  • Jangkar kapal yang dijatuhkan ke terumbu karang menyebabkan kerusakan yang parah.
  • Bahkan para penyelam dan penggemar snorkeling pun dapat menyebabkan kerusakan dengan menginjak-injak terumbu karang serta menggunakan tabir surya dan kosmetik tertentu.
Solusi Kami

Kami bekerja sama dengan masyarakat dan pelaku usaha setempat untuk membangun budaya kepedulian terhadap lingkungan yang berujung pada perlindungan yang lebih baik bagi ekosistem terumbu karang:

  1. Kami menjalin kerja sama dengan industri pariwisata dan komunitas penyelam untuk meningkatkan kesadaran serta mengurangi dampak negatif dari kegiatan yang tidak berkelanjutan, seperti kepadatan pengunjung yang berlebihan dan perusakan terumbu karang.
  2. Kami memasang pelampung tambat yang membuat jangkar perahu tidak lagi diperlukan.
  3. Kami menyusun rencana pengelolaan untuk kawasan lindung, seperti Kawasan Konservasi Laut (KKL) atau Kawasan Laut yang Dikelola Secara Lokal (KDL), yang mencakup upaya perlindungan habitat, seperti melarang praktik penangkapan ikan yang merusak dan mengurangi kerusakan terumbu karang akibat jangkar.
  4. Kami meningkatkan kepatuhan terhadap undang-undang dan peraturan yang melindungi habitat terumbu karang dengan melakukan patroli penegakan hukum, memperjelas tata kelola, dan meningkatkan kesadaran di kalangan anggota masyarakat.
  5. Kami memperkuat kapasitas masyarakat pesisir untuk memperoleh penghasilan dari pariwisata dengan cara yang melindungi terumbu karang dan mendukung mata pencaharian masyarakat setempat.
  6. Kami meningkatkan upaya pelestarian terumbu karang dengan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai ekosistem terumbu karang dan ancaman yang dihadapi ekosistem tersebut.
  7. Kami mendukung dan mendorong upaya perlindungan terhadap ekosistem terkait lainnya, seperti hutan mangrove dan laguna, yang sangat penting bagi kesehatan terumbu karang.
sumber daya

Dukung CORAL

Upaya kami untuk memastikan terumbu karang terlindungi tidak akan bisa terwujud tanpa dukungan Anda. Berikan donasi hari ini untuk membantu kami menyelamatkan terumbu karang.